22 April 2010

Asal Mula DO RE MI ????


Seorang pria yang menciptakan gebrakkan solmisasi itu dikasih nama DO RE MI FA SOL LA SI atau notasi musik. Papa dari Solmisasi adalah Guido of Arezzo atau Guido Aretinus atau Guido da Arezzo atau Guido Monaco atau Guido d'Arezzo (991/992 – sebelum 1033M). Beliau adalah seorang pastor Katolik dari mazhab Benediktus. Selain itu ia juga seorang teoris musik dari era Medieval [itu loh era abad pertengahan di Eropa, pada masa itu juga Kekuasaan Romawi mulai jatuh, kira-kira masa ini berakhir pada abad ke-15 ]. Ia lahir di Prancis pada abad kesembilan, kemudian menetap di Italia sampai akhir hayatnya.

Guido Arezzo (995-1050) yang terkenal dengan teori Guido’s Hand-nya sekitar tahun 1050 dengan resmi ia memperkenalkan metode untuk menghafal tangga nada, yaitu jenjang not ke not berikutnya yang ditulis dalam syair "himne St. John" yang aslinya tercipta dalam notasi balok.
Berikut syair lagu tersebut:

* Ut Queant Laxis
* Resonare fibris
* Mirage Storum
* Famuli Tuorum
* Solve Polluti
* Labieratum
* Sancta loanis

Arti :
So that these your servants can, with all their voice, to sing your wonderful feats, clean the blemish of our spotted lips. O Saint John!
Dikarang oleh Paulus Diaconus, abad ke8.

Susunan kata-kata di atas, kalau kita baca baris demi baris, dengan mengambil suku kata yang pertama, akan kita peroleh bunyi UT, RE, MI, FA, SOL, LA dan SI. Bunyi si merupakan singkatan huruf besar Santa dan loanis. Tentu kita bertanya, nada DO datangnya dari mana? Bukankah menurut susunan kata-kata di atas, yang benar adalah UT? Ya, bunyi DO memang baru, diambil dari kata Dominus, artinya Tuhan, pengganti bunyi UT tersebut. Menurut orang Italia lainnya, Giovani Maria Bonocini, menyarankan bunyi UT dibuang pada tahun 1673 karena bunyi DO lebih merdu dan terbuka dibandingkan dengan bunyi UT yang tertutup.
Tapi tahukah kamu kalo Om Guido ternyata mengambil patokan solmisasi dari transliterasi dari abjad Arab????

Program British Channel 4 yang menayangkan acara sejarah musik mengatakan bahwa Guido-lah pencipta sistem solmisasi, tanpa sedikit pun mengungkapkan fakta temuan oleh ilmuwan Muslim. Tangga nada yang kemudian menjadi dasar dari notasi musik ini ternyata ditemukan oleh para ilmuwan Muslim. Fakta penting ini diungkapkan pertama kali oleh Jean Benjamin de La Borde, seorang ilmuwan dan komponis Perancis, dalam bukunya Essai sur la Musique Ancienne et Moderne (1780). Dalam bukunya ini La Borde secara alfabet menyebut notasi musik yang diciptakan oleh sarjana Muslim. Notasi itu terdiri atas silabels (yang kita kenal sebagai solmisasi) dalam abjad Arab,
yaitu Mi Fa Shad La Sin Dal Ra. Menurut La Borde, notasi abjad Arab ini kemudian ditransliterasikan oleh ilmuwan Eropa ke dalam bahasa Latin, yang entah bagaimana diklaim sebagai himne St. John.
Abjad Arab dalam Solmisasi


Namun, La Borde tidak sendirian. Komposer Eropa lain, Guillaume-AndrĂ© Villoteau (1759-1839), mengambil sikap seperti La Borde, yakni mengakui bahwa solmisasi adalah ciptaan orang-orang Islam. La Borde melakukan penelitian dengan cara membanding-bandingkan antara notasi yang berasal dari Guido’s Hand dengan notasi berabjad Arab. La Borde sampai pada kesimpulan bahwa Guido’s Hand tidak lebih contekan Guido Arezzo dari sistem notasi yang ditemukan oleh sarjana Muslim.
Guido's Hand


“Secara fisik, tampilan solmisasi berabjad Arab itu berfungsi sebagai model yang ditiru oleh Guido Arezzo,” tulis La Borde. Ia kemudian membuat monograf yang menampilkan perbandingan yang kritis antara model solmisasi temuan ilmuwan Muslim dan solmisasi yang dibuat Guido Arezzo yang kemudian diakui sebagai notasi musik hingga kini.

Notasi Arab

Notasi Arab digunakan sejak abad ke-9, yaitu ketika ahli-ahli musik Muslim seperti Yunus Alkatib (765) dan Al-Khalil (791), peletak dasar sistem persajakan dan leksikografi Arab, yang diikuti oleh Al-Ma’mun (wafat 833) dan Ishaq Al-Mausili (wafat 850), memperkenalkan sistem notasi dalam bermusik dalam bukunya yang terkenal di Barat, Book of Notes and Rhythms dan Great Book of Songs, selain Kitab Al-Mausiqul Kabir-nya Ibn Al-Farabi (872-950).


Temuan Al-Ma’mun dan Al-Mausili diteliti dan dikembangkan oleh Abu Yusuf bin Ishaq Al-KindiYahya ibn Ali ibn Yahya (wafat 1048), Ahmad Ibn Muhammad As-Sarakhsi (wafat1286), Mansur Ibn Talha bin Tahir, Thabit ibn Qurra (wafat 1288), dan ilmuwan Muslim lainnya. Dominucus Gundissalinus (wafat 1151) dan The Count Souabe Hermanus Reichenau, dua ahli musik Barat, meneliti dan mengembangkan temuan Al-Kindi. Selain itu, teori-teori musik yang diciptakan Ibnu Sina dan Ibnu Rushd juga berpengaruh pada perkembangan musik Eropa sebagaimana teori-teori mereka dalam ilmu kedokteran. (801-874),


Sebelum Guido Arezzo mengklaim notasi musik dengan Guido’s Hand-nya, teori musik telah berkembang pesat di Spanyol melalui Ziryab (789-857), pemusik andal dan ahli botani yang hijrah dari Baghdad, dan Ibn Firnas (wafat 888) yang memperkenal musik oriental kepada masyarakat Spanyol dan mengajarkannya untuk pertama kali di sekolah-sekolah di Andalusia.


Guido, Murid Constantine Afrika

Soriano, seorang peneliti musik asal Spanyol, mengungkapkan fakta tentang Guido Arezzo. Pemusik yang dianggap sebagai penemu notasi musik itu mempelajari Catalogna, sebuah buku teori musik berbahasa Latin yang memuat temuan-temuan di bidang musik oleh ilmuwan Muslim.


Hunke, peneliti lain, menulis bahwa notasi abjad Arab yang membentuk notasi musik ditulis dalam Catalogna pada abad ke-11 dan diterbitkan di Monte Cassino, sebuah daerah di Italia yang pernah dihuni oleh komunitas Muslim dan tempat yang pernah disinggahi Constantine Afrika, ilmuwan Muslim asal Tunisia yang masuk ke Italia melalui Salerno. Salah satu ilmu yang diajarkan oleh Constantine Afrika kepada orang-orang barbar dan terbelakang di Salerno adalah musik. Semua terjemahan yang dilakukan Constantine Afrika terhadap buku-buku temuan ilmuwan Muslim memang menjadi acuan para pelajar Eropa.


Apalagi, Constantine juga membuka kesempatan kepada mereka untuk belajar ke Spanyol, yang ketika itu sedang diramaikan oleh kuliah musik dengan guru besar para ilmuwan/musikus Muslim seperti Ziryab dan Ibn Farnes. Banyak pelajar lulusan sekolah musik di Spanyol berasal dari Italia, salah satunya adalah Gerbert Aurillac (wafat 1003), yang kemudian dikenal sebagai peletak dasar musik di negara-negara Eropa dan melahirkan banyak pakar musik Barat.

21 April 2010

Islam membawaku pada keselamatan

Islam membawa saya pada keselamatan Pemain internasional Francis , Frank Ribery menunaiikan ibadah umroh ke tanah suci mekah , demikian diungkapkan club nya Bayer Munich di jerman,selasa. Ribery yang menjadi mualaf sejak 2006 dan memiliki nama muslim , Bilal. Ribery memanfaatkan kunjungan klub nya yang tengah tur ke arab Saudi untuk menjalankan ibada umroh bersama dengan satu rekannya , Hamit Altintop. Ribery mulai dikenla luas memeluk agama islam pada putaran Final piala dunia 2006. Tepatnya : menjelang kick off laga perdana penyisihan grup melawan swiss. Sebagai mana umumnya pemain bola melakukan ritual doa saat akan bermain , ribery menundukan kepala dan menengadahkan tangan . ritual doa layak nya umat islam itu mengundan fotografer dan cameramen untuk mengabadikannya.

         Pemberitahuan tentang status musli ribery pun tersebar luas. Sejak kapan ribery persisnya mulai menjadi muallaf, ribery memang tak pernah mengungkapkannya.memang sempat sempat disebut ia mengenal agama islam sejak bermain di club galatsaray pada 2005. Waktu bermain untuk club turki itulah ribery berkenalan dengan gadis setempat yang berdarah maroko,Wahiba Belhami. Washiba kemudian dia peristri dan memberinya dua anak, Hizsya dan Shahinez. Konon Wahiba berperan besar menunutun ribery mengenal ajaran islam. Tapi, versi lain menyebutkan ribery memang biasa berbaur dan berdiskusi dengan komunitas muslim setelah bergabung dengan club galatasaray. Kedua versi itu takpernah di bantah atau di benarkan oleh Ribery . “islam membawa saya pada keselamatan. Islam juga yang menjadi sumber kekuatan saya di lapangan,” ujar ribery kepada majalah maych tanpa menjelaskan kapan ia memeluk islam. Ia mengaku tak pernah alpa menunaika sholat lima waktu sebagai kewajiban ibadah umat islam. Dimana pun dan dalam kondisi apapun dia selalu menyempatkan diri menegakkan tiang agama itu.

20 April 2010

Remaja Dalam Islam

Dalam kehidupan sehar-hari sering kita dengar kata remaja, bahkan kita juga pernah remaja atau sudah jadi remaja. tapi apakah yang dimaksud dengan remaja?dan bagaimana remaja menurut islam?mari kita bahas bersama.

Remaja adalah suatu masa yang dialami oleh semua manusia yang mana masa ini datang ketika seseorang berusia antara 15 - 25 tahun , baik laki laki maupun perempuan.pada masa ini juga disebut dengan masa transisi atau perubahan pada seseorang, terbukti apabila seseorang menginjak usia 15-25 tahun banyak terjadi perubahan , baik perubahan pada fisik --- contohnya seperti yang ketika umur dibawah 15 tahun tidak terlihat adanya perubahan pada seseorang . tapi ketika menginjak usia 15 banyak yang berubah.yang tadi suaranya kecil jadi besar atau seperti postur tubuh yang asalnya pendek pada masa remaja terlihat tambah tinggi.atau perubahan pada psikologis, seperti yang asalnya tidak perasaaan terhadap lawan jenis , tetapi pada masa ini seseorang akan merasakan sesuatu yang berbeda dari biasanya kepada lawan jenis,seperti malu kalau bertemu tidak dalam keadaan tidak rapi,pokooknya bawaannya selalu ingin kelihatan rapi terus sama lawan jenis,ini akan dirasakanoleh semua remaja... Namun pada masa tarnsisi ini juga banayak rintangan dan cobaan bagi para remaja yang melewati masa ini . karena masa transisi ini adalah masa yang tanggung,pasalnya dibilang anak-anak bukan,dibilang dewasa juga belum. yang terjadi adalah bahwa pada masa ini banyak remaja ingin mencoba - coba sesuatu , baik yang sifatnya fositive maupun negative. disinilah kita sebagai remaja harus hati hati dan bisa memilih mana yang baik dan mana yang buruk karen potensi yang sangat besar untuk kesuksesan masa depan berada pada masa remaja.
 

Begitu juga menurut ajaran islam , masa remaja adalah masa yang penuh dengan tantangan yang harus dilewati oleh seseorang . dalam ajaran islam remaja juga disebut dengan baligh dimana pada masa inilah seseorang mulai dituliskan amal perbuatannya,baik itu perbuatan baik ataupun perbuatan buruk, dengan kata lain bahwa pada masa inilah seseorabf mulai dikenai hokum dan aturan agama islam . dan maksimal pada masa usia mulai baligh itu pada usia 15tahun. sebagaimana hadits rasullullah SAW yang artinya ,"remaja hari ini adalah pemimpin remaja masa yang akan datang, adalah bahwa masa remaja itu adalah masa penentuan seseorang terhadap masa depannya,jika seseorang dapat melewati masa remaja dengan baik dan menyalurkan potensinya kepada hal yang positive, maka masa depannya juga akan positive,tetapi sebaliknya jika seseorang pada masa remaja nya menyakurkan potensi yang dia miliki kepada hal yang negative maka besar kemungkinan masa depannya juga akan negative. Dengan demikian marilah temen kita sebagai remaja muslim , sebagai harapan bangsa yang memiliki pengetahuan dan agama , kita harus selalu berada pada jalan Allah SWT , jagnan sampai kita terperanjat kepada jalan yang tidak dibenarkan oleh ajaran agama islam dan jangan sampai kita menyalurkan potensi kita yang sangat berharga ini kepada hal yang negative, tetapi kita sebagai remaja muslim harus mengerahkan seluruh potensi yang kita miliki untuk hal positive dan untuk kemajuan agama uslam.


19 April 2010

Demi Ibadah, Bar Disulap Jadi Masjid

Sebuah bar bernama Whitley Tavern harus rela menjadi sebuah ruang sholat bagi umat Islam dan aula pusat masyarakat muslim inggris.The Whitley Muslim Education Trush sedang menggalang dana sebesar 620.000 foundsterling untuk membeli bar Northumberland Avenue , yang dijual oleh Enterprises inns menggunakan agen real estate berbasis buckinghamshire,duncan bailey, kennedy.sejak kedai bir tersebut tutup pada februari 2006 lalu , beberapa unjuk rasa telah dilakukan penduduk sekitar agar bar itu tetap sebagai bar.

Pada bulan juni tahun lalu , perumahan catalist berercana menghancurkan yang bar kosong itu dan mengganti nya dengan 22 kamar dan dua rumah , namun tidak diberikan respon yang hangat dari penduduk setempat dan para konselor
Trush yang sekarang sedang mencoba untuk menghidupkan dukungan dana untuk menciptakan sebuah ruang doa , pusat pendidikan , perpustakaan dan pusat pameran islam. anggota Trush Manzoor Husain dari Whitley Wood berkata : "Kami ingin menjadikan bar tersebut sebagai pusat masyarakat islam. Saya kira ada kebutuhan besar akan pusat islam bagi South Read yang memiliki 330 muslim . kita tahu ada dukungan untuk bangunan tersebut untuk tetap sebagai bar. kami tahu bahwa bar merupakan salah satu tempat haram bagi umat muslim , namun kami yakin citra tersebut dapat berubah jika mesjid ini berhasil didirikan. Kami telah mengajukan penawaran kepada agen real estate untuk mengumpulkan uang."

Trush telah mendistribusikan selebaran ke keluarga muslim whitley dengan harapan dapat mengumpulkan dana awal sebesar 100.000 foundsterling, untuk hipotek .Rencana itu termasuk aula untuk sholat harian , sholat jum'at dan sholat ied. Selain itu, tempat tersebut rencananya juga untuk mengajarkan AlQur'an dan memberikan pelajaran bahasa arab kepada penduduk setempat. ia juga ingin menawarkan kelas TI pada tingkat yang berbeda dan mengadakan acara-acara masyarakat dan kebudayaan. Brosur yang meminta orang untuk menyumbangkan 250 foundsterling per rumah menuliskan, "Karena sekarang whitley tavern telah menjadi fokus dari masyarakat sementara beberapa anggota ingin melihat bar semacam itu sebagai tempat dengan anti sosial masyarakat. Masyarakat muslim menganggap bangunan ini tetap dapat dipakai masyarakat dan dimanfaatkan sebagai tempat untuk berjamaah."

Seorang warga whitley yang tidak ingin di sebutkan nama nya berkata, " setelah berbicara kepada beberapa orang termasuk orang orang yang tinggal di kedua sisi properti tersebut,secara umum menyatakan perasaaan bahwa para penduduk tidak menginginkan di dirikannya sebuah mesjid. orang orang yang sudah cukup takut dengan gagasan itu. Sementara itu pembangunan masjid abu bakar di oxpord road mulai berjalan setelah sebelumnya di kritik karena kemajuan yang lambat. Menulis di website pada hari minggu , 14 juni lalu , Khairun Jazaku menuturkan: "Pemasangan bata sekarang sedang berjalan dan pekerjaan pembuatan ruang bawah tanah juga telah di mulai. Jendela, atap, dan kubah semua harus dilakukan bersama sama dengan pemasangan bata dan ini bukan tugas kecil.kita harus meningkatkan dana untuk memastikan bahwa tidak ada jeda dalam pekerjaan penting ini menjadikan tempat umum sebagai masjid merupakan hal yang lumrah terjadi di eropa dan AS. Seperti yang terjadi di wilayah Rock Hill , AS, dimana umat muslim menjadikan sebuah pusat perbelanjaan sebagai tempat ibadah bersama.

16 April 2010

Alergi Hidup

Seorang pria mendatangi seorang Guru. Katanya : “Guru, saya sudah bosan hidup. Benar-benar jenuh. Rumah tangga saya berantakan. Usaha saya kacau. Apapun yang saya lakukan selalu gagal. Saya ingin mati”.

Sang Guru tersenyum : “Oh, kamu sakit”.

“Tidak Guru, saya tidak sakit. Saya sehat. Hanya jenuh dengan kehidupan. Itu sebabnya saya ingin mati”.


Seolah-olah tidak mendengar pembelaannya, sang Guru meneruskan : “Kamu sakit. Penyakitmu itu bernama “Alergi Hidup”. Ya, kamu alergi terhadap kehidupan. Banyak sekali di antara kita yang alergi terhadap kehidupan. Kemudian, tanpa disadari kita melakukan hal-hal yang bertentangan dengan norma kehidupan. Hidup ini berjalan terus. Sungai kehidupan ini mengalir terus, tetapi kita menginginkan keadaan status-quo. Kita berhenti di tempat, kita tidak ikut mengalir. Itu sebabnya kita jatuh sakit. Kita mengundang penyakit. Penolakan kita untuk ikut mengalir bersama kehidupan membuat kita sakit. Usaha pasti ada pasang-surutnya. Dalam berumah-tangga, pertengkaran kecil itu memang wajar. Persahabatan pun tidak selalu langgeng. Apa sih yang abadi dalam hidup ini ? Kita tidak menyadari sifat kehidupan. Kita ingin mempertahankan suatu keadaan. Kemudian kita gagal, kecewa dan menderita”.

“Penyakitmu itu bisa disembuhkan, asal kamu benar-benar bertekad ingin sembuh dan bersedia mengikuti petunjukku”, kata sang Guru.

“Tidak Guru, tidak. Saya sudah betul-betul jenuh. Tidak, saya tidak ingin hidup lebih lama lagi”, pria itu menolak tawaran sang Guru.

“Jadi kamu tidak ingin sembuh. Kamu betul-betul ingin mati ?”, tanya Guru.
“Ya, memang saya sudah bosan hidup”, jawab pria itu lagi.

“Baiklah. Kalau begitu besok sore kamu akan mati. Ambillah botol obat ini… Malam nanti, minumlah separuh isi botol ini. Sedangkan separuh sisanya kau minum besok sore jam enam. Maka esok jam delapan malam kau akan mati dengan tenang”.

Kini, giliran pria itu menjadi bingung. Sebelumnya, semua Guru yang ia datangi selalu berupaya untuk memberikan semangat hidup. Namun, Guru yang satu ini aneh. Alih-alih memberi semangat hidup, malah menawarkan racun. Tetapi, karena ia memang sudah betul-betul jenuh, ia menerimanya dengan senang hati.

Setibanya di rumah, ia langsung menghabiskan setengah botol racun yang disebut “obat” oleh sang Guru tadi. Lalu, ia merasakan ketenangan yang tidak pernah ia rasakan sebelumnya. Begitu rileks, begitu santai ! Tinggal satu malam dan satu hari ia akan mati. Ia akan terbebaskan dari segala macam masalah.

Malam itu, ia memutuskan untuk makan malam bersama keluarga di restoran Jepang. Sesuatu yang tidak pernah ia lakukan selama beberapa tahun terakhir. Ini adalah malam terakhirnya. Ia ingin meninggalkan kenangan manis. Sambil makan, ia bersenda gurau. Suasananya amat harmonis. Sebelum tidur, ia mencium istrinya dan berbisik, “Sayang, aku mencintaimu”

Sekali lagi, karena malam itu adalah malam terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis.
Esoknya, sehabis bangun tidur, ia membuka jendela kamar dan melihat ke luar. Tiupan angin pagi menyegarkan tubuhnya. Dan ia tergoda untuk melakukan jalan pagi. Setengah jam kemudian ia kembali ke rumah, ia menemukan istrinya masih tertidur. Tanpa membangunkannya, ia masuk dapur dan membuat dua cangkir kopi. Satu untuk dirinya, satu lagi untuk istrinya.
Karena pagi itu adalah pagi terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis! Sang istripun merasa aneh sekali dan berkata : “Sayang, apa yang terjadi hari ini ? Selama ini, mungkin aku salah. Maafkan aku sayang”.

Di kantor, ia menyapa setiap orang, bersalaman dengan setiap orang. Stafnya pun bingung, “Hari ini, Bos kita kok aneh ya ?” Dan sikap mereka pun langsung berubah. Mereka pun menjadi lembut. Karena siang itu adalah siang terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis! Tiba-tiba, segala sesuatu di sekitarnya berubah. Ia menjadi ramah dan lebih toleran, bahkan menghargai terhadap pendapat-pendapat yang berbeda. Tiba-tiba hidup menjadi indah. Ia mulai menikmatinya.

Pulang ke rumah jam 5 sore, ia menemukan istri tercinta menungguinya di beranda depan. Kali ini justru sang istri yang memberikan ciuman kepadanya sambil berkata : “Sayang, sekali lagi aku minta maaf, kalau selama ini aku selalu merepotkan kamu”. Anak-anak pun tidak ingin ketinggalan : “Ayah, maafkan kami semua. Selama ini, ayah selalu tertekan karena perilaku kami”.

Tiba-tiba, sungai kehidupannya mengalir kembali. Tiba-tiba, hidup menjadi sangat indah. Ia mengurungkan niatnya untuk bunuh diri. Tetapi bagaimana dengan setengah botol yang sudah ia minum, sore sebelumnya ?

Ia mendatangi sang Guru lagi. Melihat wajah pria itu, rupanya sang Guru langsung mengetahui apa yang telah terjadi dan berkata : “Buang saja botol itu. Isinya air biasa. Kau sudah sembuh. Apabila kau hidup dalam kekinian, apabila kau hidup dengan kesadaran bahwa maut dapat menjemputmu kapan saja, maka kau akan menikmati setiap detik kehidupan. Leburkan egomu, keangkuhanmu, kesombonganmu. Jadilah lembut, selembut air. Dan mengalirlah bersama sungai kehidupan. Kau tidak akan jenuh, tidak akan bosan. Kau akan merasa hidup. Itulah rahasia kehidupan. Itulah kunci kebahagiaan. Itulah jalan menuju ketenangan”.

Pria itu mengucapkan terima kasih dan menyalami Sang Guru, lalu pulang ke rumah, untuk mengulangi pengalaman malam sebelumnya. Konon, ia masih mengalir terus. Ia tidak pernah lupa hidup dalam kekinian. Itulah sebabnya, ia selalu bahagia, selalu tenang, selalu HIDUP !

Allah Slalu Bersama Kita, Allah Slalu menyaksikan Kita, Allah Slalu Dekat Dengan Kita!

14 April 2010

Perokok Punya IQ Lebih Rendah

TEL AVIV, — Efek buruk rokok ternyata tidak hanya memengaruhi kualitas kesehatan, tetapi juga kecerdasan. Studi terbaru di Israel mengindikasikan, para perokok memiliki IQ lebih rendah ketimbang non-perokok. Intelegensia pun akan menurun seiring dengan semakin seringnya seseorang menghisap rokok.

Seperti dilaporkan jurnal Addiction edisi terbaru


, suatu riset terhadap pria berusia 18-21 tahun menunjukkan bahwa perokok memiliki IQ rata-rata 94—atau tujuh poin lebih rendah ketimbang non-perokok (101). Skor IQ pada populasi pria muda sehat tercatat antara 84 and 116. Tetapi pada mereka yang merokok lebih dari satu bungkus per hari, IQ-nya berkisar tak jauh dari 90.

Dalam penelitian ini, para ahli mengumpulkan data lebih dari 20.000 pria sehat pada masa sebelum, selama dan setelah mengikuti wajib militer. Sekitar 28 persen responden menghisap satu atau lebih rokok setiap hari, tiga persen lainnya adalah mantan pecandu rokok, sedangkan 68 persen sisanya mengaku tak pernah merokok.

"Dalam kesehatan, secara umum kami berpikir bahwa para perokok cenderung hidup di lingkungan yang sulit atau kurang mendapat pendidikan di sekolah yang baik. Tetapi, karena studi ini melibatkan subyek dengan latar belakang sosial beragam, kami mencoret pertimbangan status sosial-ekonomi sebagai faktor utama," ungkap Professor Mark Weiser, dari Tel Aviv University's Department of Psychiatry.

Peneliti juga mengukur pengaruh rokok pada pasangan kembar. Pada kasus di mana salah satu dari pasangannya merokok, pasangan yang tidak merokok mencatat rata-rata IQ yang lebih tinggi. "Orang dengan rata-rata level IQ rendah cenderung memiliki skill pengambilan keputusan yang lebih buruk ketika dikaitkan dengan problem kesehatan mereka. Orang dengan IQ rendah juga bukan hanya rentan terhadap kecanduan. Orang-orang ini juga cenderung mudah mengalami obesitas, masalah nutrisi dan narkoba," tandas Prof Weiser.


Sumber :
http://id.news.yahoo.com/kmps/20100406/tls-perokok-punya-iq-lebih-rendah-8d16233.html

Mesjid Di Inggris dari 7 menjadi 1.700

Senin, 12 April 2010

BERTAMBAHNYA warga muslim di Inggris agaknya sejalan dengan semakin banyaknya jumlah masjid di negara itu. Sebagai perbandingan, pada 1961 hanya ada tujuh masjid di Inggris. "Pada 1990 jumlah masjid menjadi sekitar 400," kata Inayat Bunglawala, pengurus MCB (Muslim Council of Britain), seperti dikutip koran The Times. Sepuluh tahun kemudian, menurut situs Islam Salaam.co.uk, jumlah masjid di seluruh Inggris berlipat menjadi tak kurang dari 1.700.


Pada saat bersamaan, jumlah gereja menurun. Para pakar mengatakan, ribuan gereja akan ditutup dalam sepuluh tahun ke depan. Penutupan tersebut disebabkan makin sedikitnya warga Kristen yang beribadah di gereja-gereja mereka.

Gereja-gereja yang ditutup itu biasanya dialihfungsikan menjadi gudang, toko, restoran, bahkan masjid. Tidak banyak memang gereja yang kemudian menjadi masjid. Sebab, gereja Anglikan di Inggris tidak membolehkan pemilik baru menjadikan bekas gereja sebagai masjid atau tempat ibadah agama lain. Sementara itu, di Inggris mayoritas gereja adalah Anglikan.

Persoalan alih fungsi gereja menjadi masjid menjadi isu nasional beberapa tahun lalu. Itu berawal dari keberatan beberapa warga di Clitheroe, Inggris Utara. Mereka keberatan salah satu gereja Methodist di kota kecil tersebut diubah menjadi masjid. Gereja itu memang tidak lagi digunakan dan dibeli beberapa warga muslim.

Yang menarik, salah seorang pendeta mendukung upaya warga muslim itu. Dia mengatakan, jika memang warga nonmuslim tidak ingin gereja berubah menjadi masjid, pergilah ke gereja setiap Minggu. Dengan kata lain, bila hidup, tentu gereja tersebut tidak dibeli pemeluk agama lain. Keberatan warga akhirnya kandas karena pemerintah kota mengizinkan bekas gereja itu diubah menjadi masjid.

Catatan The Times menunjukkan, satu generasi lalu jumlah gereja mencapai 55.000. Pada 2005, data Christian Research memperlihatkan jumlah gereja menurun menjadi 47.600. Selama 15 tahun yang akan datang, 4.000 gereja diperkirakan tutup atau beralih fungsi.

Data The Times itu juga menyebut, jumlah pemeluk Kristen Anglikan yang masih rajin beribadah ke gereja tinggal sekitar 916.000 orang. Sementara itu, warga muslim yang beribadah ke masjid mencapai 930.000 orang. Ini adalah kali pertama jumlah pengunjung masjid melebihi pengunjung gereja.

"Lanskap budaya baru di kota-kota Inggris telah berubah. Dominasi Kristen yang homogen lambat laun mundur," kata Ceri Peach dari Universitas Oxford dalam jurnal Geographical Review.

Yang muncul sekarang adalah rumah ibadah agama-agama lain, termasuk Islam. Meski bentuk bangunan berbeda dengan masjid yang kita kenal, esensinya tetap sama.

Sumber :
http://www.jawapos.com/halaman/index.php?act=detail&nid=127872